Beberapa wilayah di Tanah Air sudah mulai diguyur hujan. Walaupun

Otomtalk :

Beberapa wilayah di Tanah Air sudah mulai diguyur hujan. Walaupun belum begitu deras dan intens, sebagai pengendara Anda tetap harus waspada dengan jalan yang licin.

Salah satu yang wajib diperhatikan adalah kondisi ban mobil karena jalan yang basah bisa membuat karet bundar tersebut selip.

Gejala awal ban mobil selip dapat dirasakan dari gerakan tiba-tiba pada mobil, seperti bodi mobil yang bergerak ke kiri atau kanan, atau mobil berjalan lurus meskipun kemudi sudah dibelokkan.

Lantas, bagaimana cara pengemudi menyikapi situasi tersebut?

Pertama adalah jangan panik. Kepanikan akan membuat pengemudi melakukan tindakan yang tidak perlu seperti pengereman keras atau membanting setir yang malah memperburuk keadaan.

Sikapi dengan tenang serta jaga fokus dan konsentrasi mengemudi untuk menentukan respons selanjutnya.

Selanjutnya adalah menunggu hingga grip ban kembali normal sehingga dapat memperoleh traksi saat mobil mulai dikendalikan.

Pengemudi cukup menahan setir lurus ke depan dan tidak melakukan counter kemudi, selain tentunya tidak menginjak pedal rem atau pedal gas

Dengan tidak melakukan apapun, pengemudi bisa mencegah mobil yang kehilangan kendali supaya tidak lebih lebih parah dampaknya.

Jika daya cengkeram ban sudah kembali, mobil baru bisa dikendalikan seperti mengubah arah kemudi atau menekan pedal rem. Itupun harus dilakukan secara halus dan bertahap untuk menjaga daya pijak ban. Tetap waspada terhadap lingkungan sekitar mobil, termasuk kendaraan lain dari arah belakang.

Selain itu, faktor ban juga memegang peran sangat penting untuk mencegahnya selip di jalan licin.

Pastikan tekanan angin ban juga alur pada telapak ban belum mencapai batas keausan supaya dapat membuang air dengan baik dan tidak mudah kehilangan grip di kondisi berat.

Ban mobil yang kondisinya tidak layak dapat mengganggu keamanan bermobilitas apalagi di musim hujan.

#otomtalk #otomotif

Beberapa wilayah di Tanah Air sudah mulai diguyur hujan. Walaupun belum begitu deras dan intens, sebagai pengendara Anda tetap harus waspada dengan jalan yang licin.

Salah satu yang wajib diperhatikan adalah kondisi ban mobil karena jalan yang basah bisa membuat karet bundar tersebut selip.

Gejala awal ban mobil selip dapat dirasakan dari gerakan tiba-tiba pada mobil, seperti bodi mobil yang bergerak ke kiri atau kanan, atau mobil berjalan lurus meskipun kemudi sudah dibelokkan.

Lantas, bagaimana cara pengemudi menyikapi situasi tersebut?

Pertama adalah jangan panik. Kepanikan akan membuat pengemudi melakukan tindakan yang tidak perlu seperti pengereman keras atau membanting setir yang malah memperburuk keadaan.

Sikapi dengan tenang serta jaga fokus dan konsentrasi mengemudi untuk menentukan respons selanjutnya.

Selanjutnya adalah menunggu hingga grip ban kembali normal sehingga dapat memperoleh traksi saat mobil mulai dikendalikan.

Pengemudi cukup menahan setir lurus ke depan dan tidak melakukan counter kemudi, selain tentunya tidak menginjak pedal rem atau pedal gas

Dengan tidak melakukan apapun, pengemudi bisa mencegah mobil yang kehilangan kendali supaya tidak lebih lebih parah dampaknya.

Jika daya cengkeram ban sudah kembali, mobil baru bisa dikendalikan seperti mengubah arah kemudi atau menekan pedal rem. Itupun harus dilakukan secara halus dan bertahap untuk menjaga daya pijak ban. Tetap waspada terhadap lingkungan sekitar mobil, termasuk kendaraan lain dari arah belakang.

Selain itu, faktor ban juga memegang peran sangat penting untuk mencegahnya selip di jalan licin.

Pastikan tekanan angin ban juga alur pada telapak ban belum mencapai batas keausan supaya dapat membuang air dengan baik dan tidak mudah kehilangan grip di kondisi berat.

Ban mobil yang kondisinya tidak layak dapat mengganggu keamanan bermobilitas apalagi di musim hujan.

Informasi Otomotif, tips, berita, lucu, video viral

Untuk video otomotif bisa lihat dan Follow instagram @otomtalk untuk updates

Untuk informasi Medan , silakan follow @medantalk di www.medantalk.com