Fitur brake lock merupakan salah satu penunjang keselamatan yang umum

Otomtalk :

Fitur brake lock merupakan salah satu penunjang keselamatan yang umum dipasang pada motor skuter matik (skutik).

Melihat fungsinya, fitur ini sama seperti rem tangan yang ada pada mobil. Saat skutik berhenti di tanjakan atau turunan, brake lock dapat diaktifkan untuk menjaga posisi skutik tetap mengerem sehingga tidak mudah bergerak.

Brake lock juga bisa dimanfaatkan saat sedang berhenti di persimpangan dengan lampu merah atau pintu perlintasan kereta api. Dengan mengaktifkan fitur ini, skutik akan lebih aman jika semisal tuas gas motor tidak sengaja tertarik.

Cara kerjanya sendiri cukup sederhana. Dengan menarik tuas rem belakang yang ada di setang kiri skutik lalu menekan tuas kecil yang berada di depan tuas rem tersebut, maka brake lock sudah aktif.

Lantas bagaimana cara merawat brake lock agar tetap awet digunakan? Adakah perlakuan khusus yang harus dilakukan?

Tidak ada tindakan khusus untuk merawat perangkat keselamatan satu ini. Perawatannya hanya di penyetelan remnya saja. Diatur supaya fungsi lock-nya berfungsi dengan baik.

Selain itu, setelan rem belakang skutik harus masuk dalam toleransi settingan dari pabrikan. Ini berarti rem belakang jangan sampai disetel terlalu dalam maupun terlalu dangkal.

Sebab seiring pemakaian rem, kampas rem bisa semakin menipis sehingga tuas rem harus ditarik lebih dalam. Ini yang menyebabkan brake lock jadi sulit diaktifkan. Begitu pula jika setelan rem belakang diatur terlalu dangkal.

Apabila tuas rem terasa mulai longgar sehingga brake lock tidak bisa mengunci rem dengan maksimal, Dwi menyarankan agar segera melakukan penyetelan rem disesuaikan dengan standar pabrikan.

Kalau longgar tinggal disetel. Mur penyetelnya terletak di bagian bawah tuas rem.

Sumber: kompas.com

#otomtalk #otomotif

Fitur brake lock merupakan salah satu penunjang keselamatan yang umum dipasang pada motor skuter matik (skutik).

Melihat fungsinya, fitur ini sama seperti rem tangan yang ada pada mobil. Saat skutik berhenti di tanjakan atau turunan, brake lock dapat diaktifkan untuk menjaga posisi skutik tetap mengerem sehingga tidak mudah bergerak.

Brake lock juga bisa dimanfaatkan saat sedang berhenti di persimpangan dengan lampu merah atau pintu perlintasan kereta api. Dengan mengaktifkan fitur ini, skutik akan lebih aman jika semisal tuas gas motor tidak sengaja tertarik.

Cara kerjanya sendiri cukup sederhana. Dengan menarik tuas rem belakang yang ada di setang kiri skutik lalu menekan tuas kecil yang berada di depan tuas rem tersebut, maka brake lock sudah aktif.

Lantas bagaimana cara merawat brake lock agar tetap awet digunakan? Adakah perlakuan khusus yang harus dilakukan?

Tidak ada tindakan khusus untuk merawat perangkat keselamatan satu ini. Perawatannya hanya di penyetelan remnya saja. Diatur supaya fungsi lock-nya berfungsi dengan baik.

Selain itu, setelan rem belakang skutik harus masuk dalam toleransi settingan dari pabrikan. Ini berarti rem belakang jangan sampai disetel terlalu dalam maupun terlalu dangkal.

Sebab seiring pemakaian rem, kampas rem bisa semakin menipis sehingga tuas rem harus ditarik lebih dalam. Ini yang menyebabkan brake lock jadi sulit diaktifkan. Begitu pula jika setelan rem belakang diatur terlalu dangkal.

Apabila tuas rem terasa mulai longgar sehingga brake lock tidak bisa mengunci rem dengan maksimal, Dwi menyarankan agar segera melakukan penyetelan rem disesuaikan dengan standar pabrikan.

Kalau longgar tinggal disetel. Mur penyetelnya terletak di bagian bawah tuas rem.

Sumber: kompas.com

Informasi Otomotif, tips, berita, lucu, video viral

Untuk video otomotif bisa lihat dan Follow instagram @otomtalk untuk updates

Untuk informasi Medan , silakan follow @medantalk di www.medantalk.com