Hujan abu vulkanik yang dihasilkan dari muntahan Gunung Merapi, Senin

Otomtalk :

Hujan abu vulkanik yang dihasilkan dari muntahan Gunung Merapi, Senin (16/8/2021) berdampak pada masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Begitu pula pada aktivitas mobilisasi menggunakan kendaraan roda empat.

Abu vulkanik tidak hanya membuat mobil terlihat kotor akibat tertutup debu tebal, namun juga bisa berdampak ke bagian lain pada mobil seperti sektor mesin.

Adapun tips untuk membersihkan mobil usai terkena hujan abu vulkanik, yakni:

Yang pertama bodi kendaraan, abu vulkanik dapat merusak permukaan cat. Kalau kondisinya basah karena hujan dapat menyebabkan korosi. Jadi harus segera dicuci.

Mencuci bodi mobil usai terkena abu vulkanik juga tidak bisa sembarangan. Sebab abu vulkanik memiliki partikel yang kasar dan tajam. Asal mencuci bisa berujung pada bodi mobil yang baret dan cat yang rusak.

Untuk menyiramkan air pada bodi baiknya dilakukan dengan posisi miring, tidak tegak lurus. Hal ini bertujuan agar partikel abu vulkanik bisa tersapu bersih tanpa meninggalkan bekas.

Tidak disarankan untuk langsung mengusapkan sabun atau shampo mobil ketika abu vulkanik belum benar-benar hilang. Maka dari itu pastikan dengan teliti bahwa kotoran tersebut sudah benar-benar hilang.

Berikutnya adalah kaca. Menyalakan wiper saat abu masih menempel akan merusak karet wiper dan kacanya. Direkomendasikan membersihkan kaca dengan air tanpa menyalakan wiper sampai abu benar-benar hilang.

Beralih ke sektor mesin. Segera cek kondisi filter udara dan v-belt. Sebaiknya filter udara segera diganti dengan yang baru. Selain itu ada pula potensi mesin mengalami overheat. Maka periksa juga sistem pendingin.

Terakhir adalah bagian interior. Abu vulkanik berpotensi membuat komponen berbahan resin seperti door trim dan dashboard menjadi baret. Maka dari itu proses pembersihannya juga sama seperti sebelumnya, harus berhati-hati.

Ganti cabin air filter untuk mencegah abu dan kotoran lain masuk ke dalam kabin.

Sumber: kompas.com

Hujan abu vulkanik yang dihasilkan dari muntahan Gunung Merapi, Senin (16/8/2021) berdampak pada masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Begitu pula pada aktivitas mobilisasi menggunakan kendaraan roda empat.

Abu vulkanik tidak hanya membuat mobil terlihat kotor akibat tertutup debu tebal, namun juga bisa berdampak ke bagian lain pada mobil seperti sektor mesin.

Adapun tips untuk membersihkan mobil usai terkena hujan abu vulkanik, yakni:

Yang pertama bodi kendaraan, abu vulkanik dapat merusak permukaan cat. Kalau kondisinya basah karena hujan dapat menyebabkan korosi. Jadi harus segera dicuci.

Mencuci bodi mobil usai terkena abu vulkanik juga tidak bisa sembarangan. Sebab abu vulkanik memiliki partikel yang kasar dan tajam. Asal mencuci bisa berujung pada bodi mobil yang baret dan cat yang rusak.

Untuk menyiramkan air pada bodi baiknya dilakukan dengan posisi miring, tidak tegak lurus. Hal ini bertujuan agar partikel abu vulkanik bisa tersapu bersih tanpa meninggalkan bekas.

Tidak disarankan untuk langsung mengusapkan sabun atau shampo mobil ketika abu vulkanik belum benar-benar hilang. Maka dari itu pastikan dengan teliti bahwa kotoran tersebut sudah benar-benar hilang.

Berikutnya adalah kaca. Menyalakan wiper saat abu masih menempel akan merusak karet wiper dan kacanya. Direkomendasikan membersihkan kaca dengan air tanpa menyalakan wiper sampai abu benar-benar hilang.

Beralih ke sektor mesin. Segera cek kondisi filter udara dan v-belt. Sebaiknya filter udara segera diganti dengan yang baru. Selain itu ada pula potensi mesin mengalami overheat. Maka periksa juga sistem pendingin.

Terakhir adalah bagian interior. Abu vulkanik berpotensi membuat komponen berbahan resin seperti door trim dan dashboard menjadi baret. Maka dari itu proses pembersihannya juga sama seperti sebelumnya, harus berhati-hati.

Ganti cabin air filter untuk mencegah abu dan kotoran lain masuk ke dalam kabin.

Sumber: kompas.com

#otomtalk #otomotif

NB:
Informasi Otomotif, tips, berita, lucu, video viral

Untuk video otomotif bisa lihat dan Follow instagram @otomtalk untuk updates

Untuk informasi Medan , silakan follow @medantalk di www.medantalk.com