Ketika berkendara di jalan umum, tidak jarang nampak pengendara sepeda

Otomtalk :

Ketika berkendara di jalan umum, tidak jarang nampak pengendara sepeda motor melambaikan tangan atau menggerakkan kaki sebagai isyarat hendak berbelok.

Kejadian semacam itu kerap terlihat saat tengah berkendara di situasi padat lalu lintas, dengan alasan bahwa penggunaan lampu sein sebagai isyarat dirasa kurang efektif dan tidak terlihat oleh semua pengguna jalan di sekitar.

Melambaikan tangan atau menggerakkan kaki sebagai bentuk komunikasi kepada pengguna jalan lain wajar-wajar saja dan memang bisa membantu.

Bantuan dengan tangan dan kaki diperlukan jika kondisi jalan raya agak ramai atau padat dan kondisi kita berbelok cukup rawan, misal setelah putar balik kita langsung ambil lajur yang di seberangnya.

Namun, pemberian isyarat berupa lambaian tangan tersebut tidak perlu dilakukan setiap saat. Cukup lakukan ketika kondisi lalu lintas memang sangat ramai dan mayoritas pengguna jalan lain melaju dengan kecepatan tinggi.

Biasanya jika kita menengok ke arah yang akan kita tuju maka pengendara belakang juga sudah mengerti arah mana yang akan kita lewati.

Paling penting adalah tidak lupa menggunakan lampu sein sebagai isyarat utama. Sebab lampu sein memang diciptakan sebagai alat komunikasi antar kendaraan yang berlaku secara global.

Selain itu, jangan sampai salah menggunakan lampu sein dengan menyalakan lampu penunjuk berbeda arah dari tujuan yang semestinya, misalnya menyalakan lampu sein kiri untuk belok ke kanan.

Kejadian lalai semacam ini kerap menimbulkan kecelakaan. Menyalakan lampu sein pun juga tidak boleh mendadak.

Sebaiknya jarak 30 meter sebelum belok kita sudah menyalakan lampu sein, agar tidak terlalu jauh dan tidak juga terlalu dekat.

#tips #sepedamotor #otomtalk

Ketika berkendara di jalan umum, tidak jarang nampak pengendara sepeda motor melambaikan tangan atau menggerakkan kaki sebagai isyarat hendak berbelok.

Kejadian semacam itu kerap terlihat saat tengah berkendara di situasi padat lalu lintas, dengan alasan bahwa penggunaan lampu sein sebagai isyarat dirasa kurang efektif dan tidak terlihat oleh semua pengguna jalan di sekitar.

Melambaikan tangan atau menggerakkan kaki sebagai bentuk komunikasi kepada pengguna jalan lain wajar-wajar saja dan memang bisa membantu.

Bantuan dengan tangan dan kaki diperlukan jika kondisi jalan raya agak ramai atau padat dan kondisi kita berbelok cukup rawan, misal setelah putar balik kita langsung ambil lajur yang di seberangnya.

Namun, pemberian isyarat berupa lambaian tangan tersebut tidak perlu dilakukan setiap saat. Cukup lakukan ketika kondisi lalu lintas memang sangat ramai dan mayoritas pengguna jalan lain melaju dengan kecepatan tinggi.

Biasanya jika kita menengok ke arah yang akan kita tuju maka pengendara belakang juga sudah mengerti arah mana yang akan kita lewati.

Paling penting adalah tidak lupa menggunakan lampu sein sebagai isyarat utama. Sebab lampu sein memang diciptakan sebagai alat komunikasi antar kendaraan yang berlaku secara global.

Selain itu, jangan sampai salah menggunakan lampu sein dengan menyalakan lampu penunjuk berbeda arah dari tujuan yang semestinya, misalnya menyalakan lampu sein kiri untuk belok ke kanan.

Kejadian lalai semacam ini kerap menimbulkan kecelakaan. Menyalakan lampu sein pun juga tidak boleh mendadak.

Sebaiknya jarak 30 meter sebelum belok kita sudah menyalakan lampu sein, agar tidak terlalu jauh dan tidak juga terlalu dekat.

NB:
Informasi Otomotif, tips, berita, lucu, video viral, browse hashtags: tips sepedamotor otomtalk
kunjungi sponsor kami Vespa dealer Medan & Sumut www.vesparkindo.com
Untuk video otomotif bisa lihat dan Follow instagram @otomtalk untuk updates

Untuk informasi Berita Medan , silakan browse www.medantalk.com
Cek info lowongan kerja di www.KarirGram.com
Medan Punya Cerita cek www.MedanKu.com