Letusan gunung yang memuntahkan awan panas berdampak pada kehidupan di

Otomtalk :

Letusan gunung yang memuntahkan awan panas berdampak pada kehidupan di sekitarnya. Abu vulkanik mengguyur sebagian wilayah yang terdampak hingga menutup ruas jalan.

Tidak hanya berbahaya bagi manusia, abu vulkanik juga mengakibatkan kerusakan jangka panjang pada kendaraan. Jika dilihat dari mikroskop, abu vulkanik adalah bahan abrasif yang menyerupai potongan kecil kaca atau keramik.

Berikut tips aman berkendara saat gunung meletus sehingga terhindar dari abu vulkanik dilansir dari Motion Cars:

1. Hindari Mengemudi

Jika tidak terlalu diperlukan, hindari untuk mengemudi melewati tumpukan abu vulkanik. Ban kendaraan berpotensi tergelincir apabila terlalu dipaksa melintas di atas abu yang kering.

2. Laju Kendaraan Jangan Terlalu Cepat

Jika terpaksa mengemudi, atur kecepatan kendaraan secukupnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir jumlah debu yang masuk ke kendaraan.

3. Ganti Filter dan Oli Kendaraan

Abu vulkanik dan pertikel berukuran kecil dapat lolos dari filter sistem mesin. Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan. Jadi, sangat penting untuk mengganti filter intake mesin, oli mesin, dan filter oli.

4. Jangan Bersihkan Debu dengan Lap Basah

Perusahaan produk perawatan mobil terkemuka Jerman, SONAX mengatakan abu vulkanik bersifat abrasif. Jika mobil tertutupi oleh debu vulkanik, jangan membersihkannya dengan lap basah atau pun wiper kaca. Hal ini akan menimbulkan goresan yang mengganggu pandangan saat mengemudi. Cara terbaik yang harus dilakukan adalah menerbangkan abu dengan udara bertekanan.

5. Perhatikan Bagian Bawah Mobil

Menurut Tough Dog Suspensions Philippines, bagian suspensi mobil memiliki bushing karet. Abu vulkanik yang menempel di bagian ini dapat mempercepat pengeringannya, menyebabkan robekan, dan mengeluarkan bunyi berderit. Setelah melewati tumpukan abu, ada baiknya lakukan pencucian rangka bawah mobil.

6. Pastikan Mobil Terlindungi

Jika berada di daerah rawan letusan, ada baiknya untuk memarkir kendaraan di garasi atau melindunginya dengan penutup mobil berbahan plastik.

Sumber: https://otomotif.okezone.com/read/

#otomtalk #otomotif

Letusan gunung yang memuntahkan awan panas berdampak pada kehidupan di sekitarnya. Abu vulkanik mengguyur sebagian wilayah yang terdampak hingga menutup ruas jalan.

Tidak hanya berbahaya bagi manusia, abu vulkanik juga mengakibatkan kerusakan jangka panjang pada kendaraan. Jika dilihat dari mikroskop, abu vulkanik adalah bahan abrasif yang menyerupai potongan kecil kaca atau keramik.

Berikut tips aman berkendara saat gunung meletus sehingga terhindar dari abu vulkanik dilansir dari Motion Cars:

1. Hindari Mengemudi

Jika tidak terlalu diperlukan, hindari untuk mengemudi melewati tumpukan abu vulkanik. Ban kendaraan berpotensi tergelincir apabila terlalu dipaksa melintas di atas abu yang kering.

2. Laju Kendaraan Jangan Terlalu Cepat

Jika terpaksa mengemudi, atur kecepatan kendaraan secukupnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir jumlah debu yang masuk ke kendaraan.

3. Ganti Filter dan Oli Kendaraan

Abu vulkanik dan pertikel berukuran kecil dapat lolos dari filter sistem mesin. Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan. Jadi, sangat penting untuk mengganti filter intake mesin, oli mesin, dan filter oli.

4. Jangan Bersihkan Debu dengan Lap Basah

Perusahaan produk perawatan mobil terkemuka Jerman, SONAX mengatakan abu vulkanik bersifat abrasif. Jika mobil tertutupi oleh debu vulkanik, jangan membersihkannya dengan lap basah atau pun wiper kaca. Hal ini akan menimbulkan goresan yang mengganggu pandangan saat mengemudi. Cara terbaik yang harus dilakukan adalah menerbangkan abu dengan udara bertekanan.

5. Perhatikan Bagian Bawah Mobil

Menurut Tough Dog Suspensions Philippines, bagian suspensi mobil memiliki bushing karet. Abu vulkanik yang menempel di bagian ini dapat mempercepat pengeringannya, menyebabkan robekan, dan mengeluarkan bunyi berderit. Setelah melewati tumpukan abu, ada baiknya lakukan pencucian rangka bawah mobil.

6. Pastikan Mobil Terlindungi

Jika berada di daerah rawan letusan, ada baiknya untuk memarkir kendaraan di garasi atau melindunginya dengan penutup mobil berbahan plastik.

Sumber: https://otomotif.okezone.com/read/

Informasi Otomotif, tips, berita, lucu, video viral

Untuk video otomotif bisa lihat dan Follow instagram @otomtalk untuk updates

Untuk informasi Medan , silakan follow @medantalk di www.medantalk.com