Maverick Vinales mengaku frustrasi tidak bisa kompetitif dengan Yamaha YZR-M1

Otomtalk :

Maverick Vinales mengaku frustrasi tidak bisa kompetitif dengan Yamaha YZR-M1 hingga akhirnya dia memutuskan untuk berpisah lebih awal. Kejadian tersebut menarik perhatian mantan pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo.

Selain Valentino Rossi, hanya Lorenzo yang berhasil menjadi juara dunia di era MotoGP bersama Yamaha. Kedua pebalap ini mampu tampil sangat kompetitif dengan Yamaha M1.

Selain Rossi dan Lorenzo, tak banyak pebalap Yamaha lainnya yang bisa akur dengan karakter M1. Banyak pebalap yang gagal kompetitif dengan Yamaha.

Kecuali Fabio Quartararo, yang sejak musim 2019, mampu mencuri perhatian di musim pertamanya. Bahkan, sekarang pebalap asal Perancis itu memimpin klasemen sementara.

"Seperti yang terjadi pada saya, Yamaha beradaptasi dengan sangat baik pada gaya balap Quartararo," ujar Lorenzo, dikutip dari Tuttomotoriweb.it, Selasa (28/9/2021).

Lorenzo menambahkan, pebalap yang bagus seperti Vinales, mungkin gaya balapnya tidak cocok dengan Yamaha. Sehingga, sulit untuk menyamai level Quartararo.

"Itu juga terjadi pada Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso, Pol Espargaro, atau Ben Spies, mereka tidak bisa sekencang Valentino Rossi atau saya," kata Lorenzo.

Lorenzo mengatakan, tidak ada yang menyangka Quartararo bisa sangat kompetitif sejak awal bersama Petronas Yamaha Sepang Racing Team (SRT) di 2019. Banyak yang terkejut, karena Quartararo sudah empat tahun di Moto3 dan Moto2 tanpa hasil yang bagus.

Padahal, sebelum masuk Moto3, Quartararo digadang-gadang sebagai bintang di masa depan, pebalap yang bisa bersaing dengan Marc Marquez.

"Tapi, pada akhirnya, di Moto3, karena banyak alasan, dia tidak meledak dan semua orang lupa tentangnya," ujar Lorenzo.

Menurut Lorenzo, Quartararo saat ini sudah menemukan motor yang disukai dan cocok dengan gaya balapnya. Sehingga, talentanya muncul kembali dan mengejutkan semua orang.

Maverick Vinales mengaku frustrasi tidak bisa kompetitif dengan Yamaha YZR-M1 hingga akhirnya dia memutuskan untuk berpisah lebih awal. Kejadian tersebut menarik perhatian mantan pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo.

Selain Valentino Rossi, hanya Lorenzo yang berhasil menjadi juara dunia di era MotoGP bersama Yamaha. Kedua pebalap ini mampu tampil sangat kompetitif dengan Yamaha M1.

Selain Rossi dan Lorenzo, tak banyak pebalap Yamaha lainnya yang bisa akur dengan karakter M1. Banyak pebalap yang gagal kompetitif dengan Yamaha.

Kecuali Fabio Quartararo, yang sejak musim 2019, mampu mencuri perhatian di musim pertamanya. Bahkan, sekarang pebalap asal Perancis itu memimpin klasemen sementara.

“Seperti yang terjadi pada saya, Yamaha beradaptasi dengan sangat baik pada gaya balap Quartararo,” ujar Lorenzo, dikutip dari Tuttomotoriweb.it, Selasa (28/9/2021).

Lorenzo menambahkan, pebalap yang bagus seperti Vinales, mungkin gaya balapnya tidak cocok dengan Yamaha. Sehingga, sulit untuk menyamai level Quartararo.

“Itu juga terjadi pada Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso, Pol Espargaro, atau Ben Spies, mereka tidak bisa sekencang Valentino Rossi atau saya,” kata Lorenzo.

Lorenzo mengatakan, tidak ada yang menyangka Quartararo bisa sangat kompetitif sejak awal bersama Petronas Yamaha Sepang Racing Team (SRT) di 2019. Banyak yang terkejut, karena Quartararo sudah empat tahun di Moto3 dan Moto2 tanpa hasil yang bagus.

Padahal, sebelum masuk Moto3, Quartararo digadang-gadang sebagai bintang di masa depan, pebalap yang bisa bersaing dengan Marc Marquez.

“Tapi, pada akhirnya, di Moto3, karena banyak alasan, dia tidak meledak dan semua orang lupa tentangnya,” ujar Lorenzo.

Menurut Lorenzo, Quartararo saat ini sudah menemukan motor yang disukai dan cocok dengan gaya balapnya. Sehingga, talentanya muncul kembali dan mengejutkan semua orang.

#otomtalk #otomotif

NB:
Informasi Otomotif, tips, berita, lucu, video viral
kunjungi sponsor kami Vespa dealer Medan & Sumut www.vesparkindo.com
Untuk video otomotif bisa lihat dan Follow instagram @otomtalk untuk updates

Untuk informasi Medan , silakan follow @medantalk di www.medantalk.com