Velg merupakan bagian dari mobil , yang sering kali dipilih

Otomtalk :

Velg merupakan bagian dari mobil , yang sering kali dipilih dengan cara menggantinya dengan model lain. Tujuannya agar penampilan kendaraan menjadi berbeda.

Ada juga yang mengganti velg dengan tujuan mendapatkan performa yang lebih, biasanya didapatkan melalui penambahan lebar tapaknya. Karena adanya tambahan tersebut, maka cengkeraman ban menjadi lebih besar sehingga laju mobil semakin stabil.

Selain ukuran, hal lain yang perlu diperhatikan ketika melakukan itu adalah menentukan velg apa yang akan dipakai. Agar tetap aman dan nyaman dipakai, berikut tips yang bisa diikuti.

Direktur Marketing HSR Wheel, Hendra Wijaya mengatakan bahwa di pasaran ada tipe velg yang dibagi berdasarkan kualitasnya, yakni orisinal, replika dan TW.

Istilah TW dipakai, untuk menunjukkan bahwa produk velg tersebut merupakan replika yang berasal dari Taiwan. Kualitas yang ditawarkan dua tipe ini, di bawah dari produk orisinal. Alhasil, harga yang ditawarkan juga lebih terjangkau.

Tingkat keamanan mobil sebaiknya jangan dikorbankan hanya demi mendapatkan penampilan yang keren. Sebab, hal berbahaya bisa terjadi saat velg replika atau TW mengalami kerusakan.

Velg orisinal harganya pasti lebih tinggi, karena melibatkan banyak proses. Mulai dari konsep desain, riset bahan, pengujian kekuatan, hingga proses produksi. Tahap-tahap ini sangat memakan waktu dan biaya.

Sementara itu, produsen velg replika dan TW hanya menduplikasi desain pelek orisinal dan diproduksi kembali dengan metode casting, agar bisa mendapatkan biaya produksi yang lebih murah.

Ada baiknya hindari penggunaan pelek replika yang berisiko. Walaupun aman di kantong, namun belum tentu aman buat diajak nyelonong. Apalagi penggunaan harian, tetap berhati-hati.

Lanjut dikomentar….

Velg merupakan bagian dari mobil , yang sering kali dipilih dengan cara menggantinya dengan model lain. Tujuannya agar penampilan kendaraan menjadi berbeda.

Ada juga yang mengganti velg dengan tujuan mendapatkan performa yang lebih, biasanya didapatkan melalui penambahan lebar tapaknya. Karena adanya tambahan tersebut, maka cengkeraman ban menjadi lebih besar sehingga laju mobil semakin stabil.

Selain ukuran, hal lain yang perlu diperhatikan ketika melakukan itu adalah menentukan velg apa yang akan dipakai. Agar tetap aman dan nyaman dipakai, berikut tips yang bisa diikuti.

Direktur Marketing HSR Wheel, Hendra Wijaya mengatakan bahwa di pasaran ada tipe velg yang dibagi berdasarkan kualitasnya, yakni orisinal, replika dan TW.

Istilah TW dipakai, untuk menunjukkan bahwa produk velg tersebut merupakan replika yang berasal dari Taiwan. Kualitas yang ditawarkan dua tipe ini, di bawah dari produk orisinal. Alhasil, harga yang ditawarkan juga lebih terjangkau.

Tingkat keamanan mobil sebaiknya jangan dikorbankan hanya demi mendapatkan penampilan yang keren. Sebab, hal berbahaya bisa terjadi saat velg replika atau TW mengalami kerusakan.

Velg orisinal harganya pasti lebih tinggi, karena melibatkan banyak proses. Mulai dari konsep desain, riset bahan, pengujian kekuatan, hingga proses produksi. Tahap-tahap ini sangat memakan waktu dan biaya.

Sementara itu, produsen velg replika dan TW hanya menduplikasi desain pelek orisinal dan diproduksi kembali dengan metode casting, agar bisa mendapatkan biaya produksi yang lebih murah.

Ada baiknya hindari penggunaan pelek replika yang berisiko. Walaupun aman di kantong, namun belum tentu aman buat diajak nyelonong. Apalagi penggunaan harian, tetap berhati-hati.

Lanjut dikomentar….

#otomtalk #otomotif

NB:
Informasi Otomotif, tips, berita, lucu, video viral

Untuk video otomotif bisa lihat dan Follow instagram @otomtalk untuk updates

Untuk informasi Medan , silakan follow @medantalk di www.medantalk.com